MY BLOG

PENCAPAIAN YANG AKU DAPATKAN

1. Juara umum 2 lomba cipta cerpen tingkat kota, yang diselenggarakan oleh Main Publisher cabang Bogor pada 07 Maret-24 Maret 2025. Dengan buku berjudul “Melodi aksara”
2. Medali emas pada Nusantara Potential Olympiad, tingkat nasional dengan nilai A pada bidang matematika tingkat smp pada 14 September 2024
3. Medali emas pada Nusantara Genius Student Competition, tingkat nasional dengan nilai B+ pada bidang matematika tingkat smp pada 28 September 2024
4. Medali perunggu pada Indonesian Smart Youth Competition, tingkat provinsi dengan nilai B pada bidang IPA tingkat smp pada 14 September 2024
5. Medali perak pada Olimpiade Siswa Cerdas Indonesia, tingkat provinsi dengan nilai B pada bidang matematika tingkat smp pada 30 September 2024
6. Medali emas pada Genius Student Olympiad, tingkat nasional dengan nilai B+ pada bidang matematika tingkat smp pada 21 September 2024
7. Medali perunggu pada Olimpiade Sains Pelajar Nasional, tingkat nasional pada bidang matematika tingkat smp pada 03 oktober 2024
8. Juara 2 lomba baca dan cipta puisi pada MACA EXPO 2025 SMP IT INSANTAMA dengan tema Berliterasi untuk Bumi Lestari, tingkat kota

9. Rangking 1 di kelas sebanyak 4 kali berturut-turut

10. Rangking 2 di kelas sebanyak 2 kali berturut-turut

11. Rangking 5 paralel

12. Ketua MPK masa bakti 24/25

13. Anggota Perlemen Remaja angkatan 2026


Menurutku, pencapaian gak selalu harus berupa piala, medali, sertifikat, atau kemenangan dalam perlombaan. Memang, pencapaian dalam lomba merupakan sesuatu yang membanggakan karena menjadi bukti dari usaha, latihan, kerja keras, dan keberanian untuk berkompetisi, tapi semakin aku memahami arti pencapaian, aku sadar bahwa ada banyak kemenangan lain yang mungkin jauh lebih sederhana tetapi memiliki makna yang besar.

Pencapaian bisa berupa hal kecil seperti berhasil menyelesaikan sesuatu yang sebelumnya terasa sulit, berani mencoba sesuatu yang baru, mampu mempertahankan semangat ketika mengalami kegagalan, atau tetap memilih untuk melangkah ketika keadaan membuat kita ingin menyerah. Bahkan, menurutku, ada pencapaian yang tidak bisa diukur dengan angka maupun penghargaan, yaitu ketika kita berhasil mengalahkan suatu hal yang selama ini membatasi diri kita sendiri. hal itu bisa berupa rasa takut, keraguan, rasa tidak percaya diri, kebiasaan untuk menyerah sebelum mencoba, atau pikiran bahwa kita gak cukup mampu untuk mencapai sesuatu.

Ketika seseorang akhirnya berani keluar dari batas yang selama ini ia buat sendiri, menurutku itu adalah sebuah kemenangan. Aku percaya bahwa setiap pencapaian memiliki cerita di baliknya, dan terkadang cerita tersebut jauh lebih penting daripada hasil akhirnya. Di balik sebuah kemenangan dalam lomba mungkin ada berhari-hari latihan, kegagalan berkali-kali, rasa lelah, tekanan, dan keputusan untuk terus mencoba. Begitu pula di balik pencapaian kecil mungkin ada perjuangan yang tidak pernah diketahui orang lain. Bisa jadi bagi orang lain sesuatu tersebut terlihat sederhana, tetapi bagi kita, mencapainya membutuhkan keberanian yang besar. Karena itu, aku tidak ingin hanya menghargai pencapaian ketika aku mendapatkan hasil yang sempurna, tetapi juga ingin menghargai setiap proses yang membawaku sampai ke titik tersebut.

Bagiku, pencapaian adalah tentang perkembangan diri, tentang menjadi seseorang yang sedikit lebih berani, lebih kuat, lebih disiplin, dan lebih percaya kepada kemampuan diri dibandingkan sebelumnya. Ada kalanya kita terlalu sibuk melihat pencapaian orang lain sampai lupa menyadari seberapa jauh diri kita sendiri sudah berjalan. Padahal, membandingkan perjalanan kita dengan perjalanan orang lain sering kali membuat pencapaian yang sudah kita miliki terasa tidak berarti.

Aku belajar bahwa setiap orang memiliki garis awal, tantangan, dan perjalanan yang berbeda, sehingga sebuah kemenangan tidak harus selalu terlihat besar di mata orang lain untuk menjadi berarti bagi diri sendiri. Ketika aku berhasil melakukan sesuatu yang sebelumnya tidak berani kulakukan, berhasil bangkit setelah gagal, atau berhasil melewati masa ketika aku merasa tidak mampu, aku menganggapnya sebagai sebuah pencapaian. Bahkan ketika tidak ada seorang pun yang memberikan tepuk tangan atau mengapresiasi, kemenangan itu tetap nyata karena aku tahu seberapa besar perjuangan yang telah kulalui. Oleh karena itu, aku ingin memandang pencapaian bukan hanya sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai kumpulan dari kemenangan-kemenangan kecil yang perlahan membentuk diriku.

Piala mungkin suatu hari bisa berdebu, sertifikat mungkin hanya menjadi selembar kertas, dan sebuah peringkat mungkin suatu saat tidak lagi diingat, tetapi keberanian yang tumbuh setelah melewati sebuah perjuangan akan tetap menjadi bagian dari diri kita. Bagiku, pencapaian terbesar bukan selalu ketika kita berhasil mengalahkan orang lain dalam sebuah perlombaan, melainkan ketika kita berhasil mengalahkan rasa takut dalam diri sendiri dan membuktikan bahwa hal yang selama ini terasa begitu kuat ternyata dapat dilewati. Pada akhirnya, aku ingin terus mengejar pencapaian, baik yang besar maupun yang kecil, bukan semata-mata demi pengakuan, tetapi karena setiap pencapaian memberiku kesempatan untuk mengenal diriku sendiri, belajar dari kegagalan, menghargai proses, dan menjadi versi diriku yang lebih baik.

SEKIAN DARI AKU YAA BABAYYYY

CATEGORIES:

Uncategorized

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest Comments