
Namaku Michell Erlyne Natali biasa dipanggil Michell. Kalau harus mendeskripsikan aku dalam beberapa kata, mungkin aku akan bilang bahwa aku adalah seseorang yang suka mencoba banyak hal, mudah beradaptasi, dan cukup berani untuk menjadi berbeda. Aku termasuk tipe anak yang ambivert, karena terkadang aku bisa menjadi seseorang yang sangat aktif dan suka berada di tengah banyak orang, tetapi di sisi lain aku juga sering ngerasa energi sosialku habis dan butuh waktu untuk sendiri. Menurut orang-orang di sekitarku, salah satu hal yang cukup menonjol dari diriku adalah kemampuanku untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Aku gak terlalu suka membatasi diriku hanya pada satu lingkungan atau satu cara untuk ngelakuin sesuatu. Selama ada kesempatan untuk belajar atau mencoba sesuatu yang baru, aku biasanya akan berusaha untuk mengambil kesempatan itu. Aku juga gak terlalu takut untuk menjadi berbeda. Menurutku, menjadi berbeda bukanlah sesuatu yang harus disembunyikan, karena setiap orang memiliki cara masing-masing untuk menunjukkan siapa dirinya.
Salah satu sifat yang paling menonjol dalam diriku adalah bagaimana energi sosialku bisa berubah dengan cukup drastis. Ada saatnya aku bisa sangat aktif berbicara, bercanda, bertemu banyak orang, tetapi setelah itu aku bisa merasa benar-benar ngebutuhin waktu untuk sendiri. Bagiku, waktu sendiri bukan berarti aku gak suka orang lain atau ingin menjauh dari lingkungan, tetapi justru jadi salah satu cara bagiku untuk ngembaliin energi dan menenangkan pikiran. Aku ngerasa bahwa ketika terlalu banyak hal terjadi dalam satu waktu, aku butuh ruang untuk berhenti sebentar dan memahami apa yang sebenarnya sedang aku rasakan. Karena itu, aku cukup menghargai momen ketika aku bisa berada di tempat yang tenang tanpa tuntutan atau tekanan apa pun.
Aku juga merasa bahwa salah satu kelebihanku adalah keberanianku untuk mencoba banyak hal. Aku termasuk orang yang memiliki rasa penasaran cukup besar terhadap sesuatu yang baru. Kalau ada kesempatan untuk mempelajari sesuatu, mengikuti kegiatan, mencoba kemampuan baru, atau melakukan sesuatu yang sebelumnya belum pernah aku cobain, biasanya aku bakal ngambil kesempatan itu. Aku ingin tahu bagaimana rasanya dan sejauh mana aku bisa melakukannya. Ketika aku sudah menginginkan sesuatu, aku juga bisa berusaha dan memperjuangkannya dengan cukup keras. Aku mungkin gak selalu langsung berhasil, tetapi aku memiliki keinginan untuk terus mencoba sampai setidaknya aku merasa udah memberikan usaha terbaik yang bisa aku lakukan. Menurutku, mencoba sesuatu yang baru juga merupakan salah satu cara untuk mengenal diri sendiri, karena terkadang kita baru mengetahui kemampuan dan ketertarikan kita setelah benar-benar berani mencobanya.

Namun, tentu saja aku juga memiliki kekurangan. Salah satunya adalah sifat perfeksionis yang terkadang justru membuatku terlalu keras terhadap diri sendiri. Aku sering memiliki standar tertentu terhadap apa yang ingin aku lakukan dan hasil yang ingin aku dapatkan. Ketika hasilnya tidak sesuai dengan apa yang sudah aku bayangkan, terkadang aku bisa merasa kurang puas meskipun sebenarnya aku sudah berusaha. Di sisi lain, aku juga masih sering merasa bingung mengenai apa yang sebenarnya benar-benar aku inginkan untuk masa depanku. Aku memiliki banyak hal yang ingin dicoba dan banyak hal yang menurutku menarik, sehingga terkadang sulit untuk menentukan satu arah yang benar-benar ingin aku pilih. Mungkin bagi sebagian orang hal tersebut terlihat seperti belum memiliki tujuan, tetapi bagiku ini adalah bagian dari proses untuk mengenal diri sendiri. Aku masih berada dalam tahap mencoba berbagai kemungkinan dan mencari tahu apa yang benar-benar membuatku merasa cocok dan nyaman.
Ketika menghadapi masalah, aku biasanya membutuhkan waktu untuk sendiri terlebih dahulu. Aku gak terlalu suka langsung mengambil keputusan ketika pikiranku sedang penuh atau emosiku lagi gak stabil. Aku lebih memilih untuk memberikan diriku waktu untuk berpikir, kemudian mencoba memahami masalah tersebut dari berbagai sisi. Setelah pikiranku lebih jernih, aku juga biasanya meminta pendapat dari orang lain. Menurutku, meminta pendapat bukan berarti aku tidak mampu mengambil keputusan sendiri, tetapi karena terkadang orang lain bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang tidak terpikirkan olehku. Aku bisa mempertimbangkan pendapat tersebut, tetapi pada akhirnya tetap berusaha menentukan keputusan yang menurutku paling tepat.
Aku juga punya banyak hobi. Aku suka bernyanyi, menari, bermain musik, mendengarkan musik, menulis buku, membaca buku, membuat esai, menonton film, memecahkan kasus detektif, menggambar, melukis, dan masih banyak lagi. Rasanya hampir selalu ada sesuatu yang ingin aku pelajari atau lakukan. Aku bisa menikmati kegiatan yang berhubungan dengan seni dan kreativitas, tetapi di saat yang sama aku juga menikmati kegiatan yang membuatku berpikir dan menggunakan logika. Aku suka membaca dan menulis karena melalui kedua hal tersebut aku bisa masuk ke dalam berbagai sudut pandang dan dunia yang berbeda. Aku juga suka memecahkan kasus detektif karena ada rasa puas ketika berhasil menghubungkan berbagai petunjuk dan menemukan jawabannya. Dari semua kegiatan tersebut, aku merasa bahwa diriku memang cukup sulit untuk ditempatkan hanya dalam satu kategori.
Walaupun aku memiliki banyak hobi dan menyukai berbagai macam kegiatan, ada satu hal sederhana yang justru paling bisa membuatku merasa tenang, yaitu bengong di tempat yang tenang tanpa adanya tekanan apa pun. Terkadang aku hanya ingin duduk diam, gak ngelakuin apa-apa, dan membiarkan pikiranku berjalan dengan sendirinya. Di momen seperti itu, aku bisa memikirkan banyak hal, mulai dari kejadian yang sudah terjadi, hal-hal yang ingin aku lakukan, sampai berbagai kemungkinan tentang masa depan. Mungkin bagi orang lain kegiatan tersebut terlihat seperti tidak melakukan apa-apa, tetapi bagiku justru ada ketenangan di dalamnya. Aku bisa mengambil napas, berhenti sejenak dari segala kesibukan, dan memberikan diriku kesempatan untuk benar-benar merasa tenang.

Untuk cita-cita di masa depan, sejujurnya aku masih belum tahu ingin menjadi apa. Aku masih ingin mencoba berbagai hal dan mencari tahu bidang apa yang benar-benar ingin aku tekuni. Aku gak ingin terburu-buru menentukan satu profesi hanya karena merasa harus sudah mengetahui jawabannya sekarang. Namun, meskipun aku belum memiliki gambaran pasti mengenai pekerjaan yang ingin aku lakukan di masa depan, aku memiliki beberapa target yang ingin aku capai selama SMA. Aku ingin menjadi salah satu siswa yang eligible, lolos PTLN, memenangkan OSN di bidang ekonomi, mengikuti FLS3N, serta mencoba mengikuti OPSI dan FIKSI. Bagiku, target-target tersebut bukan hanya tentang mendapatkan prestasi, tetapi juga tentang memanfaatkan masa SMA sebaik mungkin. Aku ingin mencoba berbagai kesempatan yang ada, mengembangkan kemampuan, mendapatkan pengalaman baru, dan melihat sejauh mana aku bisa berkembang.
Aku juga memiliki beberapa prinsip yang ingin aku pegang. Salah satunya adalah hukum tabur tuai, yaitu keyakinan bahwa apa yang kita lakukan pada akhirnya akan memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang kita tanam. Karena itu, aku ingin berusaha untuk memberikan hal-hal baik kepada orang lain dan melakukan sesuatu dengan niat yang baik. Prinsip lainnya yang ingin aku pegang adalah “jadilah garam dan terang dimanapun kalian berada.” Bagiku, prinsip tersebut berarti bahwa di mana pun aku berada, aku ingin keberadaanku dapat memberikan pengaruh yang baik, sekecil apa pun itu. Aku tidak harus selalu menjadi orang yang paling menonjol atau paling hebat dalam suatu ruangan, tetapi aku ingin menjadi seseorang yang bisa memberikan sesuatu yang positif bagi lingkungan di sekitarku.
Pada akhirnya, aku sadar bahwa diriku masih terus berkembang dan mungkin masih akan mengalami banyak perubahan. Aku belum tahu akan menjadi seperti apa diriku beberapa tahun ke depan, dan aku juga belum tahu dengan pasti jalan mana yang nantinya akan aku pilih. Namun, untuk saat ini, aku ingin terus mencoba, belajar, dan memberikan diriku kesempatan untuk mengenal berbagai hal. Aku ingin tetap menjadi seseorang yang berani mencoba sesuatu yang baru, gak takut menjadi berbeda, dan tidak berhenti memperjuangkan hal-hal yang memang aku inginkan. Mungkin aku belum tahu dengan pasti siapa diriku di masa depan, tetapi aku percaya bahwa setiap pengalaman, setiap kegagalan, setiap keberhasilan, dan setiap hal baru yang aku coba akan perlahan membentuk diriku menjadi seseorang yang lebih mengenal dirinya sendiri.


No responses yet